call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) - call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) - call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) - call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) call center : 0561- 7


Tak Temukan Eko Kusdianto yang Tenggelam, Tim SAR Tutup Operasi Pencarian


KUBU RAYA – Pencarian di hari ketujuh seorang pria yang hilang tenggelam, karena kecelakaan sampan Kato yang ditumpanginya di perairan pulau Hanyut, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (27/06/19) masih belum membuahkan hasil.

Walaupun telah berupaya semaksimal mungkin mencari dengan cara menyisir permukaan sungai disekitar tempat Eko Kusdianto (50) tenggelam, namun tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika, SH, M.Si mengatakan tim SAR gabungan telah berupaya mencari keberadaan korban, dengan upaya menyisir permukaan sungai di lokasi kejadian.

“Namun tim SAR yang menyisir permukaan sungai tidak menemukan keberadaan korban,” ucapnya, Kamis (27/06/19).

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan terdiri dari 9 orang personel Kantor SAR Pontianak dan potensi SAR lainnya.

“Selain Basarnas, unsur yang terlibat dalam pencarian ini, adalah Pomdam XII Tanjungpura 2 orang, Pol Air Landak 10 orang, Polsek Sungai Ambawang 2 orang,  Koramil Ambawang 2 orang, Polsek Pontianak Timur 2 orang,  potensi SAR Swadesi Borneo 5 orang, dan Potensi SAR MTA 2 orang, serta warga setempat 25 orang,” ucapnya.

Hery menambahkan, alut yang digunakan adalah 1 unit Rigith Inflatable Boat (RIB) 001 Ptk dan 2 unit Rubber Boat milik Kantor SAR Pontianak, 1 unit Speed Boat dan Lc 3 milik Pol Air Landak, beserta 14 unit perahu motor milik warga setempat.

Selanjutnya, Hery mengatakan, dikarenakan pencarian telah memasuki hari ketujuh, namun korban masih belum ditemukan, dengan sangat terpaksa, akhirnya tim SAR menutup operasi pencarian Eko Kusdianto yang tenggelam di Pulau Hanyut, dan pencarian dapat dilakukan kembali, apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Karena tidak menemukan korban di hari ketujuh ini, dengan sangat disayangkan operasi ini Kami tutup, dan potensi SAR yang ada dikembalikan kesatuannya masing-masing,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria dilaporkan hilang tenggelam, akibat sampan Kato yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di perairan pulau Hanyut, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (21/06/19) malam sekitar pukul 19.00 Wib. 



Kategori Berita Kansar , General Artikel , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : pontianakadmin
27 June 15:06 WIB