call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) - call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) - call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) - call center : 0561- 721234 / 723428, 115 ( Bebas Pulsa ) call center : 0561- 7


Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Anggota TNI yang Tenggelam di Pulau Hanyut


KUBU RAYA – Pencarian di hari kelima anggota TNI yang hilang tenggelam, karena kecelakaan sampan Kato yang ditumpanginya di perairan pulau Hanyut, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (25/06/19) masih belum membuahkan hasil.

Walaupun telah berupaya semaksimal mungkin mencari dengan cara menyisir permukaan sungai disekitar tempat Eko (50) tenggelam, namun tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Hery Marantika, SH, M.Si mengatakan tim SAR gabungan telah berupaya mencari keberadaan korban, dengan upaya menyisir permukaan sungai di lokasi kejadian.

“Namun tim SAR yang menyisir permukaan sungai tidak menemukan keberadaan korban,” ucapnya, Selasa (25/06/19).

Ia menjelaskan,  tim SAR gabungan terdiri dari 9 orang personel Kantor SAR Pontianak dan potensi SAR lainnya.

“Selain Basarnas, unsur yang terlibat dalam pencarian ini, adalah Pomdam XII Tanjungpura 2 orang, Pol Air Landak 10 orang, Polsek Sungai Ambawang 3 orang,  Koramil Ambawang 2 orang, potensi SAR Swadesi Borneo 7 orang, dan Potensi SAR MTA 2 orang, serta warga setempat 25 orang,” ucapnya.

Hery menambahkan, alut yang digunakan adalah 1 unit Rigith Inflatable Boat (RIB) 001 Ptk dan 2 unit Rubber Boat milik Kantor SAR Pontianak, 1 unit Speed Boat dan Lc 3 milik Pol Air Landak, beserta 11 unit perahu motor milik warga setempat.

Selanjutnya, Hery mengatakan, hingga saat ini tim SAR gabungan masih terus melakukan operasi pencarian korban yang tenggelam.

“Pencarian masih terus dilakukan, dan tim SAR Gabungan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI dilaporkan hilang tenggelam, akibat sampan Kato yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di perairan pulau Hanyut, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (21/06/19) malam sekitar pukul 19.00 Wib.



Kategori Berita Kansar , General Artikel , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : pontianakadmin
25 June 15:20 WIB